Day#6 Kemandirian Anak
Bismillah.
Menjalani 10 hari tantangan kemandirian ini bukan hal yang mudah, Zagaa di usianya yang ke 2 tahun 5 bulan ini sudah mulai bisa bernegosiasi, saat momen negosiasi tersebut kami praktekan kembali komunikasi produktif, mudah sebetulnya untuk meningkatkan semangat anak, anak hanya butuh pujian dan teladan, dengan cara tersebut makan semangatnya akan bangkit lagi ketika ia mulai merasa malas.
Alhamdulillah program ambil minum sendiri sudah berjalan, masih konsisten hingga saat ini, kecuali minum susu atau teh yang masih kami bantu.
Selanjutnya adalah program makan sendiri, nah ini yang masih sulit, ketika saya tawarkan untuk makan sendiri, ia langsung menolak dan menjawab "disuapin aja" aiiihh,,hihi.
Saya tak mau memaksa, karena pada saat-saat tertentu ia sendiri yang tak ingin disuapi dan mau makan sendiri, sekarang tinggal membangun motivasinya, tapi ada hal yang mengejutkan dari apa yang suda diprogramkan, yaitu ia lagi senang dengan sepatu juga sendalnya. Ia belajar untuk memakai dan melepas sepatu dan sendal sendiri, masyaAllah. Meski masih suka terbalik kanan kirinya, itu sesuatu yang amaze buat saya, karena ia belajar sendiri tanpa sebelumnya diajarkan.
Anak-anak pada dasarnya memang sang pembelajar sendiri, maka ketika kita ingin mengejarkan ia sesuatu, dan terlihat tidak tertarik sesungguhnya ia sedang asik dengan cara belajarnya sendiri.
Tetap enjoy dan rileks dalak membersamai anak.
Happy parent for my boy, Zaga Shidiq Alfath.
#day6
#tantangan10harikemandirian
#bunsay
#iipbandung
Menjalani 10 hari tantangan kemandirian ini bukan hal yang mudah, Zagaa di usianya yang ke 2 tahun 5 bulan ini sudah mulai bisa bernegosiasi, saat momen negosiasi tersebut kami praktekan kembali komunikasi produktif, mudah sebetulnya untuk meningkatkan semangat anak, anak hanya butuh pujian dan teladan, dengan cara tersebut makan semangatnya akan bangkit lagi ketika ia mulai merasa malas.
Alhamdulillah program ambil minum sendiri sudah berjalan, masih konsisten hingga saat ini, kecuali minum susu atau teh yang masih kami bantu.
Selanjutnya adalah program makan sendiri, nah ini yang masih sulit, ketika saya tawarkan untuk makan sendiri, ia langsung menolak dan menjawab "disuapin aja" aiiihh,,hihi.
Saya tak mau memaksa, karena pada saat-saat tertentu ia sendiri yang tak ingin disuapi dan mau makan sendiri, sekarang tinggal membangun motivasinya, tapi ada hal yang mengejutkan dari apa yang suda diprogramkan, yaitu ia lagi senang dengan sepatu juga sendalnya. Ia belajar untuk memakai dan melepas sepatu dan sendal sendiri, masyaAllah. Meski masih suka terbalik kanan kirinya, itu sesuatu yang amaze buat saya, karena ia belajar sendiri tanpa sebelumnya diajarkan.
Anak-anak pada dasarnya memang sang pembelajar sendiri, maka ketika kita ingin mengejarkan ia sesuatu, dan terlihat tidak tertarik sesungguhnya ia sedang asik dengan cara belajarnya sendiri.
Tetap enjoy dan rileks dalak membersamai anak.
Happy parent for my boy, Zaga Shidiq Alfath.
#day6
#tantangan10harikemandirian
#bunsay
#iipbandung

Komentar
Posting Komentar