Status Baru

Emmm..Ehmm, eeh..Assalamualaikuum...

Hwaaa...rasanya malu sekali mampir kesini, padahal rumah sendiri, ada rasa segan karena sudah begitu lama mengabaikan blog ini.
Tapi begitulah manusia (pembelaan :D), tempatnya lalai, termasuk kelalaian dalam menulis, yaaa..meski sebenarnya tak ada orang yang dirugikan dari kemalasan diri ini selain DIRI SENDIRI.

Sudahlah, yang lalu biarlah berlalu (kaya judul lagu)

-------------------------------------------------

Belakangan, tetiba suami mengingatkanku pada sesuatu. Sesuatu yang rasanya sudah lama hilang, sesuatu yang dulu pernah membuatku bahagia ketika berhasil mengakhirinya dengan tanda titik(.), ialah rekam jejak setiap perjalanan yang telah kulalui, sekarang semuanya terserak tak beraturan. Semoga Allah melindungi diri ini dari hal yang penuh sia-sia. meski tak rajin menulis, insyaallah alur hidup tetap berjalan di garis yang masih lurus, tidak berbelok ke kesana kemari apalagi jatuh ke dalam kubangan atau jurang. Naudzubillah..

Tahukah kalian, bagaimana rasanya meniti karir sebagai new Ibu Rumah Tangga? sebuah status yang aku kira masih lama akan kuraih di usia 23 tahun. Setelah beres sidang "sang pangeran datang", tak sempat tarik nafas apalagi menikmati dunia kerja yang kata orang 'Asik punya uang sendiri' :D. Inilah takdir dari yang Maha Pemberi Takdir, hingga sampailah aku menjadi seorang "IRT Muda" Ehm :D.
Menjalani hari-hari sebagai Ibu Rumah Tangga, rasanya seperti masuk ke dalam hutan, ada banyak jalan, namun kita bingung akan memilih jalan mana, makanya betul, apa yang disampaikan dalam seminar-seminar pranikah, bahwa berumah tangga itu ada ilmunya. Kalau-kalau ga siap dengan semua itu, janganlah "mencemplungkan diri kita pada dunia ini" alih-alih ingin bahagia, malah bakalan stress setiap harinya.

Nah, seperti itulah kehidupanku akhir-akhir ini, sedang jatuh bangun untuk belajar bagaimana menjadi seorang istri yang baik, apalagi sebentar lagi mau menambah status sebagai seorang "ibu" sungguhan. Alhamdulillah sudah sangat terbiasa dengan sebutan ibu, bahkan anak-anak tetangga sebelah banyak yang memanggil ibu atau bunda. hiii..:)



Menjadi istri tidaklah gampang dear, kita harus ingat bahwa sekarang tidaklah lagi hidup sendiri, belajar berbagi dengan pasangan, jauh-jauh deh dari yang namanya egois, meskipuuun, untuk hal itu sangat susaaaaaah untuk dilakukan, apalagi di masa-masa umur labil seperti kita saat ini. Ngaku deh, ntah berapa kali aku nangis di depan suami gara-gara apa yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, heey, padahal ilmu untuk "belajar tidak egois" ini sudah kita dapatkan jauh-jauh hari sebelum nikah. Alhamdulillah banget dapat suami yang jauh lebih dewasa, hingga pada akhirnya suasana tegang bisa kembali cair seperti semula :D

Intinya, ada banyak hal baru yang akan kita dapatkan dalam kehidupan yang 'luar biasa' ini. Rasanya nano-nano banget, setiap saat dan kejadian didalamnya menjadi rasa syukur yang tak terhingga.  Setiap kali melihat wajah suami yang tertidur pulas di samping, ada jutaan rasa terimakasih yang ingin disampaikan, bahwa "lekaki ini sebelumnya bukanlah siapa-siapa kita, tapi sekarang, ia rela bersusah payah untuk kita, tanpa minta balasan, lillah, ridho Lillahita'ala" Alhamdulillah.

ini adalah permulaan dari rekam jejak yang ingin kubagi, lagi. Semoga bermanfaat. Bismillah.

SoniaSsun*

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer