Day#2 Bahagia dengan Pohon Literasi

Pohon Literasi ini adalah sesuatu yang baru bagi kami, meski dulu sebetulnya pernah kepikiran untuk membuat pohon mimpi, tapi sampai sekarang no aksi, jadi yes!! Akhirnya membuat pohon secara have fun bisa kesampean juga, hanya beda judul.

Saya ini bukan tipe orang yang suka ngegambar atau ngulik dengan hal-hal yang berbau kreatifitas semisal kerajinan tangan dan kawan-kawannya, jadi maklum saja kalau hasil dari pohon literasinya agak tidak simetris tapi ini sungguh luar biasa karena dibuat saat puasa bersama Zaga yang masyaAllah lagi aktif-aktifnya dan terbukti beberapa kali ingin menyobek hasil pohonnya.hihi

Karena kegiatan ini saya jadikan project, akhirnya kemarin sore saya ajak Zaga untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan semisal karton, spidol, lem, dll. Ia bertugas untuk memilih karton warna hijau, coklat, dan pink, dan Alhamdulillah Zaga sudah betul-betul bisa membedakan warna-warna tersebut. Ini sebagai review dari hasil membaca zaga sebelum-sebelumnya.

Sesampainya dirumah, kami langsung tempur bikin pohonnya, supaya aman dari kreatifnya Zaga yang lagi hobi gunting kertas, kamipun bagi tugas, saya bikin pohonnya Zaga buah apelnya..hihi..semaunya doi lah yaa..dan taraa..pohon literasi kami pun jadiii.





Pohonnya masih berupa tangkai, masih gersang, dan harus dirimbunkan. Bagaimana cara merimbunkannya? Mari kita banyak-banyak membaca yaa.

disana ada tiga tangkai:
sebelah kiri milik Zaga
yang tengah milik ayah
dan yang kanan milik Nda

tangkai manakah yang paling rimbun? hhi..nanti kita lihat update-an berikutnya yaa..

Zaga mulai ngeuh nih, hubungan Antara pohon dan membaca, tanpa dijelaskan terlebih dahulu, ia mengajak saya untuk mengambilkan bukunya.
“mas mau bukuuu..”
“wah, mas mau baca yaa..”
“iyaa..nanti tempel buah apel ya nda..”
“okeeyy, semangat”


Hihi..ternyata ini menjadi motivasi tersendiri baginya. Apakah besok masih semangat? Semoga yaa.

#day1
#level5
#BundaSayang
#IbuProfesional
#IIPDepok
#ForThingsToChangeImustChangeFirst

Komentar

Postingan Populer