Pusara Malang


Sadarkah engkau,
Berapa kali aku menapaki tanah hitam direrumputan jalang,
Tersungkur tajam diatas pusara malang,
Terengah-engah diantara kumpulan daun kering yang tak beraturan,
Lalu, tersenyum getir mencari perlindungan dibelakang bebatuan.

Sadarkah engkau,
Puluhan kali aku datang berteman suram,
Senyap, sunyi, lalu menangis berlinang penyesalan,
Aku, menengadahkan tangan dibawah payung coklat keemasan,
Mengucap lirih, agar engkau memaafkan.

Mereka bilang, aku pendurhaka tak ada lawan,
Berlumur dosa, berkubang caci makian,
Berharap hujan mengguyur ampunan,
Agar aku, bisa pergi ke negeri awan.

Sadarkah engkau,
Aku hanya minta sekata jawaban saja,
Yang jika engkau berikan, maka aku kembali pada penghambaan. 

Sonia S Sun*

Komentar

Postingan Populer