Sebungkus Oleh-oleh From KOULIHAL
Dear Allah,
rencanaMu selalu
menjadi muara hikmah dalam setiap langkah yang aku tuju. Tarikan magnetmu membawaku
pada dentuman-dentuman yang memecah ketidaktahuan. Salah satu perjalanan yang
paling aku syukuri dalam kehidupan ini, Engkau selalu pertemukan aku dengan
orang-orang yang menyakini bahwa Islam adalah satu-satunya jalan untuk menuju
SurgaMu. Hidup sepenuhnya dengan aturan-Mu, yakin bahwa masa depan ada ditangan
islam.
Berawal dari ajakan seorang teman, yang menghadiahi tiket
Konferensi Hulu Hilir Halal, ini lebih-lebih dari sebuah hadiah biasa,
sejujurnya saya masih merasa asing dengan nama konferensi tersebut, apa itu
maksud hulu hilir halal? ini cukup menarik, maka saya pun dan teman-teman
berangkat ke Jakarta.
Dilihat dari spanduknya, rupanya ini acara bukan sembarang
acara, ada sederet pemateri yang namanya sudah melanglangbuana di dunia
twitter, hmm..pikir saya, orang yang melewatkan acara ini pasti rugi (masih
melihat “kekerenan” dari figure pemateri).
Namun dear, alasan itu tidak cukup, lebih dari itu, sebab
ilmu yang disampaikan bukan ilmu yang sebatas teori, semuanya berhasil membuat
saya tertusuk malu, malu kepada Sang Maha, atas kelalaian, ketidakpekaan dan
kebodohan yang ada dalam diri ini, dan kini saya menyadari, ada hal yang
jauuuhhh lebih penting untuk kita perhatikan, ini tidak hanya untuk urusan diri
sendiri yang butuh motivasi, tapi ini sudah menjadi urusan kita sebagai salah
satu “Penegak Islam” dimuka bumi ini. Sebuah Visi besar yang harus kita
wujudkan bersama. Tidak sendiri-sendiri, tapi bersama. Berjamaah.
Indonesia ini Negara yang sedang Allah persiapkan untuk
kebangkitan Islam, kata Mas Andre (salah satu pembicara) namun sayangnya itu semua
tertahan, karena satu hal, Negara kita belum bisa lepas dari hal-hal “Haram”
baik makanan, aktifitas jual beli, dsb..inilah yang menjadi tenaga dalam
konferensi kali ini, kita semua harus bersatu untuk menjadi “Pejuang Halal”,
dari hulu sampe hilir semuanya harus halal.
Salah satu syarat untuk menjadi “Negara maju” adalah
sebanyak 2% dari masyarakatnya berwirausaha, menjadi pengusaha hebat. Oleh karena
itu, banyak para motivator yang memprovokasi untuk menjadi pengusaha, lagi-lagi
kata Mas Andre Raditya, pertanyaannya lumayan #Jleb, “pengusaha seperti apa
dulu?”, jika yang dituju hanya sekedar kekayaan maka hal itu percuma, Allah
tetap tidak Ridho.
Ditambahkan oleh Pak Syamsul Arifin, “the first business
coach syariah in the world” , beliau
menegaskan bahwa hal pertama yang harus dilakukan untuk menjadi seorang
pengusaha adalah menengok “NIAT”. Niat untuk menjadi seorang pengusaha
macam-macam dear,
1. Niat karena kepepet, udah
jelas, semua serba buru-buru, yang penting jadi..hasilnya pun antah
berantah,,sejadinya, karena kepepet tadi, sukses Alhamdulillah, gagal semakin
kepepet..ini jelas kurang keren..
2. Niat karena ingin kaya, siapa
yang ingin jadi orang kaya angkat tangan dan katakana “saya”, pasti semuanya
ingiiin..yakin ingin kaya? Yakinlah, makanya semua cara dilakukan agar kaya,
perkara halal atau haram urusan nanti, yang penting “Kaya”. Bisa aja kaya di
dunia, terus apa kabar sama Akhirat?? Ga cekep juga..
3. Nah, ini yang kece,,ingin
menjadi pengusaha karena niatnya ingin “Berkontribusi”, ngedengernya aja udah
keren, apalagi kalau kita laksanakan, niat kontribusi ini dalam rangka “bermanfaat
untuk orang” ingin menyelamatkan banyak orang, sangat memperhatikan kehalalan,
karena barang yang kita produksi menyangkut hajat hidup orang banyak, maka
betul-betul harus dijaga. Jika niatnya sudah begini, maka tinggal tanya Pak
Samsul selanjutnya harus ngapain (aksi nyata)..hhe..
Ini
juga disempurnakan oleh Pak Ahmad Ghozali, seorang pakar keuangan syariah,
masalah itung-itungan secara syariah beliau ahlinya. Ini nih yang namanya “Nyaman
dikantong, halal di hati”. Hati tenang, kalau sudah begitu pasti bahagia.. salah
satu ajakan yang terngiang-ngiang dari Pak Ahmad Ghozali
“
Mari kita manfaatkan masa-masa produkstif ini untuk menghadapi masa Paceklik”
Sederhana
memang, namun sangat meresahkan bagi kita yang “Masa produktifnya” semakin
berkurang ini. Resah, karena belum bisa sepenuhnya memanfaatkan dengan baik..Ya
Rabb..
Ada
perumapaan juga,,
“Burung
yang terbang di pagi hari akan
pulang di sore hari dalam keadaan yang kenyang”
maksudnya? Itu ada satu kata
yang bold, hanya berlaku untuk yang “terbang” saja, jika tidak terbang ya tidak
kenyang, udah jelas banget, rezeki itu harus dijemput, ga bisa dengan cara
menonton tivi atau melamun..Hwaaa…semakin tertohok..
Ada
lagi yang mengharukan dari Pak Valentino Dinsi, bukan pembalap dear, tapi
beliau lebih “kece” dibanding valentine rossi. Ketulusannya untuk mencetak
pengusaha yang betul-betul “syariah” sangat terasa, beliau rela tidak dibayar
asalkan generasi muda ini maju..Kereenn bapak, semoga niat baiknya tercatat di
buku harian malaikat Rokib..
Selain
pembicara-pembicara diatas, Dokter Sagiran Nampak, membahas hal lain yang sama
pentingnya, yaitu tentang #Sholat, sudah benarkan sholat kita? Jika solat ini
sudah didirikan dengan benar, maka tak perlu obat untuk menyehatkan badan. Cukup
dengan solat,,tuh kan keren lagi..
Oke
dear, ada lagi nih yang special, kali ini giliran wanita-wanita super cantik
yang berbicara..cantik dimata cantik di hati..
Ada
Teh Meyda Sefira, kakaku (ngaku-ngaku) yang satu ini santun banget dalam
bertutur kata, Aisyahnya zaman sekarang deh, lembuutt..beliau berusaha untuk
selalu menjaga “kehormatannya” di tengah gemerlap kehidupan public figure yang
suka nongol di tipi-tipi..
“Tidak
semua orang bisa menyentuk Ratu Elizabeth, tentu hanya orang-orang yang special,
begitu pun dengan kita sebagai seorang wanita, kita mulia, oleh karenanya
jangan biarkan orang lain yang bukan mahrom menyentuh kita” So sweet..:)
“Bangga
banget jadi wanita”
Selain
Teh Mey, ada Uni Fahira Idris, satu nama yang popular banget di dunia
per-twitteran, Uni ini luar biasa hebatnya, ia pejuang gerakan #AntiMiras, haru
mendengar ceritanya..sepanjang perjalanan pulang saya kepikiran, hingga pada
akhirnya membawa jari-jari ini menari di atas keyboard untuk melayangkan sebuah
email padanya. Isi email tak usah diceriitakan disini ya, saking dalamnya..hhe
Terakhir,
ada bapak Indra Noveldy, bisa ditebakah apa yang dibicarakan? Hufftt..mengiris-ngiris
hati bagi kita yang masih lajang..hhe..betul sekali, tentang “Pernikahan”, tema
yang ini tidak akan saya bahas secara detail, maklum, belum pengalaman,
tapiiiiiii...sudahlah, buku beliau sangat recommended banget untuk dibaca, baik
untuk yang sudah menikah ataupun bagi yang masih sedang mengikhtiarkan..:)
hhe..
Panjang
ya, tapi semoga bermanfaat untuk yang kemarin berhalangan untuk datang di
KOULIHAL, ini hanya sepenggal aja, sangat tidak mewakili ilimu yang didapat
kemaren, semata karena keterbatasan saya dalam menyampaikan..
Dear,
ada sebuah misteri dalam kehidupan ini, maka beruntunglah bagi kita yang bisa
mengungkap misteri-misteri tersebut.
Ada
deklarasi nya nih, tapi di posting menyusul ya..

Komentar
Posting Komentar