Jadi Montir atau Mekanik Juga Oke !!

Ini pertama kalinya saya ke bengkel, mengantar motor sendiri yang sedang butuh perawatan. Jadi selama ini kemana aja oniii?? padahal pake motor udah lebih dari 2 tahun, hhe..maklum..urusan bengkel pengbengkelan masih cukup awam bagi dunia wanita..(iya gitu? *alibi). Tapi ya sudahlah, bukan si kece scoopy merah saya atau bengkel itu yang ingin dibicarakan, tapi ini soal menyoal mereka yang baju dan sekujur wajahnya terhias oli, ciri khas banget deh, yups..siapa lagi kalau bukan para mekanik atau montir.

hmmm..sekilas saya merasa takjub melihat mereka, ternyata masih pada muda, sebut saja *enak dipandang mata..*eh..sekilas doank ko..wajah-wajah keren seperti ini pasti oke banget kalau tersentuh kameja berbalut jas plus dasi..hhe..

                                         gambar motor orang, bukan scoopy,,hhe  gambar disini

Gini nih, sekarang ini jika melihat sosok yang masih muda, otak saya langsung terkoneksi sama pesan-pesan masa depan,
 "Kita harus sukses sejak muda.."
"Wahai pemuda, segera lakukan perubahan besar dalam hidup anda.."
" Karena generasi ini ada ditangan kita.."
dan kata-kata pembangkit "jiwa" lainnya yang dilontarkan para motivator,

Sambil menunggu si scoopy yang sedang diobati oleh para ahli, saya memerhatikan mereka, batin saya mulai beraksi lagi, 
"sayang ya, mereka masih muda, tapi malah milih jadi montir, padahal mereka bisa menjadi orang hebat yang disebutkan para motivator tadi" 
widiiiiwww..eitssss...*otak saya berontak..benar2 ga singkron alias "ga setuju banget"
langsung teringat kalimat ini, bahwa manusia itu diciptakan dalam keadaan yang beragam, secara fisik maupun nasib, sudah sunatullah nya seperti itu bukan? ada untuk saling melengkapi,,hanya masalah pilihan saja, terbayangg...
kalau semuanya jadi pengusaha, terus yang jadi pembeli siapaaaa?? atau semuanya jadi dokter, jadi polisi, jadi artis,, ahh..pasti ga asik banget,,

yang terpenting adalah memahami betul hakikat dari kehidupan, kita darimana, harus bagaimana, dan akan pulang kemana? cukup itu saja, toh profesi ini hanya sebagai "Alat" untuk semakin mendekat pada-Nya. Tapi tetep harus diikhtiarkan yang terbaik juga loh..

termasuk pilihan untuk menjadi mekanik atau montir, ini seriusan, dari wajah-wajahnya tak ada rasa lelah meski keringat bercucuran, mereka Ridho untuk melakukan pekerjaan ini, melalui tangan mereka banyak orang yang terbantu karena kalau kendaraannya lancar maka akan memperlancar juga semua aktifitas mereka. Subhanallah.. "kontribusi"

Inilah yang disebut bersyukur, setelah motor beres direnovasi, salah seorang diataranya menjumpai saya,
"Ini motornya teh, sudah beres.." sambil tersenyum ramah,,
lalu secara sukarela mengambil lap untuk membersihkan debu-debu yang menempel, padahal tugas mereka hanya membetulkan mesin, tapi ternyata yang dikerjakan lebih dari itu..dilihat dari air mukanya tampak tenang sekali, dan jelas saja, yang memiliki ketenangan itu kan hanya Allah,,"Sakinah Qalbiyah" , dan Allah akan berikan ketenangan itu pada orang-orang yang secara hati, lisan, dan perbuatan disukai-Nya, berarti kesimpulannya..mereka adalah orang-orang yang telah diberi ketenangan oleh Allah..*terharu..

karena mereka tahu, yang terpenting adalah mencari nafkah yang "Halal dan Thayyib", nyambung banget sama buku yang sedang saya baca, ini kicauan dari Ustd Salim Afilah yang semakin menyakinkan bahwa Allah bersama dengan orang-orang yang mendekat pada-Nya..

"Allah itu Thayyib, tak menerima kecuali yang thayyib, NIAT thayyib itu ikhlas, penuh harap akan ridho-Nya, dan merasa cemas kalau-kalau tak pantas."

"Allah itu Thayyib, tak menerima kecuali yang thayyib. CARA thayyib itu ittiba, mengikuti petunjuk Allah dan tuntunan Rasul-Nya, tak mengada-ada"

"Allah itu Thayyib, tak menerima kecuali yang Thayyib, SARANA thayyib itu adalah yang halal dan suci, berbelanja untuk kemanfaatan tertinggi.

Semoga kita termasuk yang thayyib..:)


Komentar

Postingan Populer