Yang sedang menanti penuh harap :)
Untuk seorang ukhti yang makin solehah..
Tetaplah menjadi embun kala pagi datang Fi,
Karena pada bau tanah yang terguyur hujan akan tumbuh pohon
yang rindang,
Layaknya akar yang menancap tajam di kedalaman bumi, engkau punya
hati yang lebih mengakar daripada itu, percayalah..
Sahabatku yang semakin disayang Allah,,
Aku terhela pada sebuah peristiwa yang menjadi bagian dari
Episodemu..
Episode ini bukan karena anti yang pinta, tapi karena Allah
yang pilihkan..
Luruhnya rasa percaya diri, membuat kita lenyap seperti
rayap yang memakan kayu,
Perlahan, namun berhasil membuat kita limbung kehilangan
pegangan..
Rayap itu menjelma seseorang
yang indah tutur katanya dan baik perangainya,
Soal wanita dan hati, adalah berbicara tentang kita..kian
lengkap dengan kata “CInta”
Maka wajar, ketika masa “jatuh cinta” itu tiba,
Tetiba semuanya berubah menjadi bahagia, bahkan rela
merengkuh jarak yang membuat dahaga,
Tapi karena cinta, semua menjadi tak seberapa..
Ah, masa itu, aku sempat menjadi saksi atas senyum yang
tersungging, tatap yang malu-malu dan langkah yang tersipu..
Aku pun sempat menjadi tempat untuk kau bertepi karena
lelah, disaat celah mulai terbelah,
Aku sahabatmu, yang berusaha untuk selalu meng”iya” agar
bahagia itu tetap singgah..
Allah paling ciamik dalam merangkai hikmah Fi,,
Satu dua tahun terlewat, kita terpisah, aku dengan duniaku
dan engkau dengan duniamu,
Apakah hati mu masih tertuju padanya? Aku tidak tahu persis,
Namun nyatanya insting seorang sahabat bisa mengikat,
Aku lenyap dalam doa-doa malam, bahwa sosokmu menjadi bagian
dalam deretan yang terpanjat..
Ku yakini, Allah selalu menjagamu, jiwa dan hatimu..
Fi,,
Benar adanya, aku patut berbangga karena sahabatku ini
berbalut iman yang makin melekat,
Ada mata yang berbinar saat metamorfosa telah terlewat..
Sekarang..
Kita telah merangkai bunga mimpi yang berpadan dengan
harapan dan doa..
bertakdir untuk bertemu kembali, dalam keadaan hati yang
mewujud “cinta”
Cinta yang sama-sama kita kenal, dari dulu pun sekarang,
namun kini lebih biru nan penuh haru,,
Diam-diam aku menelan setiap cerita yang terucap, setiap
tatap yang penuh harap, lebih tentram, dan lebih terhujam..
“Kini Berbeda..”
Cerita lalu adalah dongeng yang akan bertepi pada
tidur-tidur lelap anak-anak kita..
Ada senyum yang berbahagia,,
Seorang Fika
Kini sedang duduk di
kereta “masa penantian” dalam terjaga..
Sabar dalam menunggu dan tak buru-buru..
Karena sekarang sudah jelas alamat mana yang dituju,,
Lillah..Kereta kencana yang akan kita tumpangi ini akan
terhenti pada stasiun yang tepat,
Insyaallah..
Sahabatmu, yang telat mengucapkan Milad..
Tapi seperti kataku, sosokmu begitu lesap dalam doa-doa
malamku..



syukron katsir Sonia Siti Sundari :')
BalasHapusSempat aku tak peduli, hati menolak namun kaki terus saja melangkah
Seiring waktu, Allah tunjukan arah yang benar, ketika aku berusaha mendekatiNYA lebih dari biasanya. Hidayah itu perlu dijemput.
Seperti film 'ella enchanted' yang diberi 'hadiah' menjadi anak penurut, apapun yg diperintahkan orang akan dia turuti . Ketika seseorang yg jahat memintanya membunuh calon raja,sebenarnya hatinya sangat menolak. Dia mencari2 sang peri yang memberinya 'hadia itu' agar mengambil kembali 'hadiah' tsb, namun sang peri tak mau dan tak bisa mengambil kembali 'hadiah' nya. Saat waktunya tiba, tangan berpegang pisau siap menerkam sang calon raja.
Namun, dia tersadar dengan perkataan almh ibunya. "Tak ada yg bisa menghilangkan 'hadiah' itu, hanya kamu yang bisa menghilangkannya, dengan tekad yang kuat untuk menolak perintah itu. kamu harus melawannya"
Akhirnya, fikiran dan hatinya bersatu untuk menolak permintaan jahat itu dan 'hadiah' itu akhirnya hilang.
Sepotong episode masa lalu, episode sejarah yang membuatku kini merasakan bahagia dalam dienMU. Merubah arahan langkah di hidupku.
dan saat rasa yg sama kembali muncul, dalam diam lebih baik. Ketika sudah saling mengetahui. Tak perlu mengumbar janji-janji manis, tak perlu ada penuntutan dan keinginan berlebih..
Memantaskan diri, mempersiapkan diri untuk harapan itu (ilmu, ruhiyah, materi, jasmani). Jika sudah mantap, maka hal yg wajib dilakukan adlh melangkah.
Sabar dalam menunggu dan tak buru-buru..
Karena sekarang sudah jelas alamat mana yang dituju,,
Lillah..Kereta kencana yang akan kita tumpangi ini akan terhenti pada stasiun yang tepat. InsyaAllah.
Jazakillah khairan jazza oni :') atas doanya selama ini.
Fika Andina yang sekarang sudah 22 tahun