With Uiizzuu Komarawati Chan..
Langit berpendar mengurai warna menjadi lebih gelap, ini
saatnya…aku menyakasikan sebuah tekad yang akan mewujud nyata. Hari ini, semua
yang nampak laksana mawar yang mekar di tengah belukar.
For My Lovely Sist..
Ntah bagaimana aku mengenalmu, semua melebur manjadi oase
kasih untuk saling setia mengucap doa tanpa diminta. Saat kuliah, kita tidak
pernah sekelas, intensitas bertemu pun sangatlah jarang, paling aku yang
melirik jendela kelas saat dirimu dengan yang lainnya menunggu giliran
mengenyam ilmu di gedung tua bernama FPEB atau Garnadi. Lalu kapan kita saling
kenal? tentu sejak kita menunggu hujan reda saat masa-masa mahasiswa baru,
penampilanmu, menjadikanmu terlihat berbeda dengan yang lainnya, hal itu tak asing
bagiku, karena tenyata sedari awal kita berada dalam satu frekuensi yang sama.
Darisanalah…
Melewati hari bersamamu,,cukup bagiku menjadi alasan mengapa
namamu tertampang nyata dalam ucapan terimakasih di skripsi..hehe..
Masih Ingatkah..
Jam 09.00 Waktu Singapura, arrive @Changi airport
“Kita sekarang mau kemana nih ukh?”, itu pertama kalinya aku
menginjakkan kaki di negeri orang, dan tentu saja berharap banyak pada euis
yang kala mengajak pergi kesana begitu menjanjikan, seolah-olah semua akan baik-baik
saja..
“ GA TAU” Euis tersenyum getir..
“JADIII???” aku kaget, bagaimana mungkin, kita tidak tau harus
kemana, seperti anak ayam yang kehilangan induknya, kemanakah kaki ini akan
melangkaaahh..*lebay
“Kita ini setengah BACKPACKER nii..,” Euis tersenyum, aku menghirup
nafas panjang,
Hmmm...baiklah..senyumanmu kujadikan garansi bahwa perjalanan kita di
negeri orang ini akan sangat menyenangkan, dan ternyata memang sangat menyenangkan, tepatnya mengesankan.. :)
Menghabiskan waktu bersama di singapura, menjadi hal yang
paling romatis buat kita, berjalan mengelilingi sepanjang bugis
street, menurunkan ransel, rehat sejenak, lalu menaikkan ransel kembali,
ternyata mencari penginapan bukan hal yang mudah, hingga akhirnya tangan Allah
tetap menuntun dimanapun kita berada.
Satu hal yang ku ingat darimu:
“Jangan takut ni, selama kita menyertakan Allah dalam hati,
semua akan baik-baik saja” ITU!!
Ini kata-kata ajaib yang memberikan energi ketika diri ini
merasa lemah. Dimanapun, kapanpun, bagaimanapun, semua akan BAIK-BAIK saja kala
hati bertasbih menyebut Nama-Nya.
Maka, pantas ketika Allah berkali-kali menanyakan:
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan??”
Semoga aku bisa merengkuh semua nikmat yang Allah beri
dengan luapan syukur yang tak terkira, termasuk rasa syukur karena Allah telah
mengirimkan sahabat dunia akhirat sepertimu ukh..
Kenangan perjalanan kita, tidak mungkin terlupa, aku masih
ingat betapa romantisnya kita makan berdua sambil menonton tarian cahaya di
marina bay, aku pernah bilang, “semoga suatu hari nanti kita bisa kembali
menikmati tarian cahaya ini dengan suami kita masing-masing” aahh..rasanya lucu
sekali pernyataan kita saat itu. Tapi semoga..:D,
Tidak hanya disana, ada banyak waktu yang telah kita habiskan
bersama, ada banyak tempat yang telah kita jejaki bersama, dan ada banyak rupa
yang telah kita lewati bersama.
Aku hanyalah satu dari sekian banyak sahabatmu yang berdecak
kagum atas semua tekad yang bersemanyam. Bahagia rasanya menjadi saksi dari sebuah
perjuangan yang tak pernah lelah dalam mengejar mimpi. Meski peluh harus
membanjiri, dirimu tetap setia dengan segala ikhtiar dan segenap doa. Tidur
nyaris dini hari, mata membengkak kala pagi mendekap, semua menjadi bukti bahwa
Tuhan layak mengabulkan semua harapanmu ukh..
Kini tiba saatnya..
Mimpi itu kian mendekat, namun tentu saja belum sampai sayang..
Perjuanganmu di Jepang adalah salah satu tangga untuk
meraihnya..
Jaga diri baik-baik, kutitipkan dirimu pada Allah..
Rasanya semua amunisi yang telah dipersiapkan jauh hari
sebelum keberangkatan kesana telah cukup untuk membuatmu kuat.
Jaga Solat, Tilawah, Sunnah, sertakan kami dalam doamu, pun
denganmu, sosokmu menjadi bayangan otomatis yang hadir dalam setiap sujudku.
Uhibbukifillah honey..
I miss u so..
SEMOGA LEKAS KEMBALI DAN KITA BERJUMPA LAGI
Oni-Chan

huaaaaa.. ini tulisannya nyessss banget lah ke hatii..
BalasHapuseuis chan, yang selalu memanggil aku dengan sebutan unagi, i'll miss it..
semoga baik2 selalu di negeri sakura sana..
Allah titip euis ya.. :')