NHW#6 Menjadi manager keluarga

Belajar menjadi manager keluarga

Ga kerasa udah masuk ke NHW#6, lagi-lagi tugasnya makin mantap mengarahkan kita untuk menjadi ibu yang sebenar-benarnya memainkan peran ibu dirumah.

Jika selama ini saya masih menjadi seorang ibu yang asal menjadi ibu, maka sekarang harus naik level menjadi seorang pendidik, manajer, sekaligus pemerhati gizi keluarga. Duh..duh..sekarang ga boleh lagi asal masak, untuk keuangan diusahakan agar keluar masuk sesuai post, kalau ada yang menggoda harus berani "say no", ini kelemahan saya nih, anggaran udah di pos-pos kan tapi kadang suka ga tega kalau ada saudara yang nawarin barang, akhirnya beli juga deh, nyomot dari pos yang bukan seharusnya,,hehe.

Di nhw#6 kita ditugaskan untuk lebih belajar mengenai skala prioritas, berkaitan juga dengan nhw nhw sebelumnya, jadi jalan makin terarah.

Setelah merenung sekian lamanya, saya memutuskan untuk memprioritaskan 3 hal penting yang bisa menambah jam terbang, yaitu menemani tumbuh kembang anak, memasak agar suami selalu happy, dan aktifitas bisnis.

Soalnya kalau di evaluasi, kemarin-kemarin (padahal sampai sekarang juga) waktu saya habis oleh main gadget, halah..penyakit yang susah banget buat disembuhin, secara bisnis yang sedang dirintis adalah bisnis online #alasan padahal banyaknya baca-baca timeline orang 🙈

Evaluasi tersebut berhubungan dengan motivasi, seringkali masih melaksanakan semua kegiatan rumah itu dengan alasan asal menggugurkan kewajiban, atau ketika melihat rumah orang rapih, jadi suka mendadak rajin karena ingin terlihat rapi juga, sayangnya beberapa hari setelahnya malas datang lagi. Nah ini..kata Bu Septi, motivasi terbaik adalah moivasi yangdatang dari dalam diri sendiri yang berupa panggilan hati, bahwa kita harus mengerjakann semuanya penuh cinta dan secara profesional.

Yuk ah, mulai memilah-milah lagi, mana yang menjadi rutinitas harian dan mana yang menjadi rutinitas prioritas.

Untuk beres-beres rumah diberikan kandang waktu yaitu berada di jam 5-9 pagi, include masak yang bergizi.

Pukul 9-17 aktifitas main sama zaga

Magrib, tilawah.

Setelah zaga tidur baru program nambah jam terbang di bidang bisnis, cut off time nya sampai jam 10 malem.

Waktu yang rentannya adalah di pukul 9-17 yang kadang-kadang sering meleset karna banyak lirik hp, semoga bisa komit untuk mengurangi aktifitas online di siang hari, kalau pun terpaksa online semoga tidak mubazir dan hanya untuk hal-hal yang memang dibutuhkan. Bismillah ya Allah.

Sejatinya, semua ibu adalah bekerja, baik di ranah publik ataupun ranah domestik, keduanya membutuhkan profesionalisme dalam mengerjakannya. Semoga Allah mampukan kita sebagai ibu untuk menjadi yang terbaik dalam setiap peran.

Bandung, 25 november 2016

Komentar

Postingan Populer