Keajaiban
Bismillah.
Ini adalah hari terakhir dari tantangan 10 hari komunikasi produktif.
Hari ini hari yang ajaib menurut saya, kenapa ajaib? Ya karena Allah telah memberikan keajaiban-keajaiban yang luar biasa.
Masih inget cerita saya tentang kecopetan dompet beberapa hari lalu, saat itu saya merasa sedih, shock, dan sebagainya, ada sedikit harapan bahwa dompet itu akan kembali, tapi karena sudah seminggu berlalu dan tak ada tanda-tanda akan kembali maka saya pasrah dan mencoba untuk berdamai dengan diri sendiri, sejujurnya ini berat karena ternyata dalam prosesnya masyaAllah, bolak balik kantor polisi kecamatan, dan juga harus ke samsat polwitabes, belum ke bank-bank daaan yang lainnya itu butuh kesabaran tingkat tinggi. Suport suami dan keluarga alhamdulillah kerasa banget, maka hal itu membuat yang tadinya berat menjadi ringan.
Setelah saya berlatih untuk terus komunikasi produktif dengan diri sendiri, bahwa ujian ini karunia, khusnudzon sama Allah, serta ikhlas ridho dalam menjalani prosesnya, Allah beri keajaiban.
Setelah 10 hari dompet itu menghilang, bada magrib, seusai melaksanakan solat, datanglah seorang perempuan yang tiba-tiba membuka gerbang dan bilang "teh, saya nemu dompet dan mau ngembaliinnya" masyaAllah, bener-bener merinding pas tetehnya bilang itu.
Alhamdulillah, pertolongan Allah selalu datang tepat waktu, di saat esok hari saya mau ke polwitabes dan nitipin zaga ke saudara, Allah kasih kabar bahagia duluan, jadi ga usah kesana dan zaga bisa tetap dengan saya.
Segala puji hanya milik Allah.
Alhamdulillah, komunikasi produktif ini sangat membantu dalam menjaga kestabilan hati agar tidak gampang emosi, putus asa, sedih, kesal, dll. Dampak positifnya terasa sekali, komunikasi dengan oragtua, suami, anak, dan orang lain menjadi lebih lancar dan terkendali.
#day10
#tantangan10hari
#komprod
#kelasbunsayiipbandung
Ini adalah hari terakhir dari tantangan 10 hari komunikasi produktif.
Hari ini hari yang ajaib menurut saya, kenapa ajaib? Ya karena Allah telah memberikan keajaiban-keajaiban yang luar biasa.
Masih inget cerita saya tentang kecopetan dompet beberapa hari lalu, saat itu saya merasa sedih, shock, dan sebagainya, ada sedikit harapan bahwa dompet itu akan kembali, tapi karena sudah seminggu berlalu dan tak ada tanda-tanda akan kembali maka saya pasrah dan mencoba untuk berdamai dengan diri sendiri, sejujurnya ini berat karena ternyata dalam prosesnya masyaAllah, bolak balik kantor polisi kecamatan, dan juga harus ke samsat polwitabes, belum ke bank-bank daaan yang lainnya itu butuh kesabaran tingkat tinggi. Suport suami dan keluarga alhamdulillah kerasa banget, maka hal itu membuat yang tadinya berat menjadi ringan.
Setelah saya berlatih untuk terus komunikasi produktif dengan diri sendiri, bahwa ujian ini karunia, khusnudzon sama Allah, serta ikhlas ridho dalam menjalani prosesnya, Allah beri keajaiban.
Setelah 10 hari dompet itu menghilang, bada magrib, seusai melaksanakan solat, datanglah seorang perempuan yang tiba-tiba membuka gerbang dan bilang "teh, saya nemu dompet dan mau ngembaliinnya" masyaAllah, bener-bener merinding pas tetehnya bilang itu.
Alhamdulillah, pertolongan Allah selalu datang tepat waktu, di saat esok hari saya mau ke polwitabes dan nitipin zaga ke saudara, Allah kasih kabar bahagia duluan, jadi ga usah kesana dan zaga bisa tetap dengan saya.
Segala puji hanya milik Allah.
Alhamdulillah, komunikasi produktif ini sangat membantu dalam menjaga kestabilan hati agar tidak gampang emosi, putus asa, sedih, kesal, dll. Dampak positifnya terasa sekali, komunikasi dengan oragtua, suami, anak, dan orang lain menjadi lebih lancar dan terkendali.
#day10
#tantangan10hari
#komprod
#kelasbunsayiipbandung

Komentar
Posting Komentar