Day#4 Makan buah kecil dan buah besar
Hari kemarin saya makan nanas, karena nanas itu rasanya
asem, jadi saya tidak menawari Zaga, hanya sebatas memberi tahu kalau ini buah
nanas, tebakan saya juga pasti Zaga tidak suka dengan rasa buah nanas ini,
karena saya tahu Zaga tidak suka dengan rasa-rasa yang pekat seperti air soda.
Setelah nanas itu habis dilahap saya, Zaga bilang mau buah
nanas, alamaak..buah nya udah ga bersisa, dia sampe nangis karena ingin buah
nanas.
“besok, kita beli lagi nanas ya Mas, maafiiiin” bujuk saya,
akhirnya reda juga tangisannya.
Keesokan harinya benar saja, ada ibu-ibu yang menjual nanas, Zaga antusias dan membeli 1/4 buah nanas,
saya mengajaknya untuk memotong-motong kembali nanasnya biar jadi kecil dan
bisa dimakan Zaga.
“Zaga kita potong-potong yuuk”
“hayu nda..” jawabnya dengan semangat
Saat itu yang dipotong
kecil-kecil hanya setengahnya saja, setengahnya lagi saya biarkan untuh.
“Nda, asem..” Zaga kedip kedip nahan rasanya yang asem
“iya mas, asem..ga papa, kan makannya yang kecil, nanti
asemnya cepet hilang”
“mas mau yang kecil aja, yang ini besar” sambil menunjuk
nanas yang bentuknya lebih besar.
Aha!! Ternyata dia sudah otomatis bisa membedakan mana kecil
dan besar, masyaAllah.
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs


Komentar
Posting Komentar