Day#5 Menghitung Pohon Mangga
akhir-akhir ini, selama kami tinggal di depok, Zaga banyak bertanya tentang nama-nama pohon yang ia liat disepanjang jalan. jika saya tahu nama pohon tersebut, ia nampak bahagia dengan mengulang nama pohon yang saya sebutkan, tapijika saya tidak tahu, ia lirih berkata " Yahh..Nda ga tau" pernyataan tersebut membuat saya bersemangat untuk kembali belajar agar tidak mengecewakannya.
selama perjalanan depok bandung pun demikian, di pinggir sepanjang jalan tol Zaga menemui banyak pohon, ia begitu antusia ketika melihat pohon-pohon tersebut, terkadang spontan juga menyanyikan lagu naik-naik kepuncak gunung ketika melihat pohon cemara, setelah mendapat materi matematika logis, ternyata Zaga sudah mampu menghubungkan satu hal dengan hal lainnya seperti pohon cemara dan lagu naik-naik ke puncak gunung diatas. MasyaAllah.
sesampainya dirumah kami yang dibandung, Zaga bartu ngeuh kalau disepanjang jalan komplek terdapat banyak sekali pohon yang sama: yaitu pohon mangga.
"Nda, ini pohon apa?"
"oh, ini pohon mangga mas"
"oooh..pohon mangga, kalau yang itu?" tanyanya lagi
"itu sama, pohon mangga juga.."
"waahh..yang itu pohon mangga juga ya, banyak bangeet"
serunya, pohon mangga tersebut ada yang berbuah banyak, berbuah sedikit, dan ada yang belum berbuah sama sekali. disinilah saya mengajak Zaga untuk menghitung pohon mangga yang ada di sepanjang gang komplek rumah serta menghitung buah yang tumbuh di setiap pohon.Meski proses menghitung buah mangganya masih asal-asalan, tapi perkiraan ia tentang banyak dan sedikit sudah baik. misal pohon yang lebat ia hitung sampai sepuluh, pohon yang sedikit mangganya ia hitung sampai angka 5 saja. hhi..hebat anak bunda.
Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
selama perjalanan depok bandung pun demikian, di pinggir sepanjang jalan tol Zaga menemui banyak pohon, ia begitu antusia ketika melihat pohon-pohon tersebut, terkadang spontan juga menyanyikan lagu naik-naik kepuncak gunung ketika melihat pohon cemara, setelah mendapat materi matematika logis, ternyata Zaga sudah mampu menghubungkan satu hal dengan hal lainnya seperti pohon cemara dan lagu naik-naik ke puncak gunung diatas. MasyaAllah.
sesampainya dirumah kami yang dibandung, Zaga bartu ngeuh kalau disepanjang jalan komplek terdapat banyak sekali pohon yang sama: yaitu pohon mangga.
"Nda, ini pohon apa?"
"oh, ini pohon mangga mas"
"oooh..pohon mangga, kalau yang itu?" tanyanya lagi
"itu sama, pohon mangga juga.."
"waahh..yang itu pohon mangga juga ya, banyak bangeet"
serunya, pohon mangga tersebut ada yang berbuah banyak, berbuah sedikit, dan ada yang belum berbuah sama sekali. disinilah saya mengajak Zaga untuk menghitung pohon mangga yang ada di sepanjang gang komplek rumah serta menghitung buah yang tumbuh di setiap pohon.Meski proses menghitung buah mangganya masih asal-asalan, tapi perkiraan ia tentang banyak dan sedikit sudah baik. misal pohon yang lebat ia hitung sampai sepuluh, pohon yang sedikit mangganya ia hitung sampai angka 5 saja. hhi..hebat anak bunda.
Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs


Komentar
Posting Komentar