Day#2 Pentingnya Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

Day#2 Presentasi Kelompok 2

Di hari kedua, materi tentang fitrah seksualitas ini makin luar biasa, Mba Ika, Mba Mari, dan Mba Leni mengambil sisi dari usia 0-7 tahun, apa saja isi presentasinya, mari kita simak.

1. Tantangan terkait Gender


Tantangan yang dihadapi keluarga masa kini yang berkaitan dengan gender adalah menyiapkan anak memasuki masa baligh.

Begitu banyak tantangan yang ada dalam masa persiapan ini. Antara lain:
🍃 masifnya serangan LGBT terhadap anak-anak kita. Mereka hanya bisa berkembang dengan penularan sehingga mencari korban sebanyak-banyaknya.
🍃 Free sex: secara tidak sadar, anak-anak kita digiring ke arah pemakluman akan perilaku seksual ini dan ke depannya diharapkan menjadi pelaku. Perilaku seksual yang tidak pantas dilakukan di depan orang lain, yaitu bergandengan tangan, berpelukan, berciuman bukan dengan pasangan sah.
🍃 Kekerasan seksual:
Anak-anak menjadi korban kekerasan seksual dari orang dewasa yang mengalami permasalahan fitrah seksualitas yang tidak berkembang sempurna. Misalnya sodomi, perkosaan pada anak usia dini.
🍃 Kehilangan orientasi seksual, yaitu pria yang kehilangan kejantanannya, tampak gemulai, suara dilembut-lembutkan seperti wanita. Jika wanita, ia terlihat macho, tidak feminin, tomboy, kehilangan kelembutannya dan ingin terlihat sekuat lelaki serta tak ingin kalah dari para lelaki.

Slide 2: Kendala apa yang kita hadapi saat membersamai ananda dalam membangkitkan fitrah seksualitasnya:

#Tabu dan Saru --> seringnya kita merasa tabu, saru, malu untuk membahas masalah seks pada anak. Mengapa? Karena dalam pikiran kita, seks yang dimaksud adalah perilaku seks (berhubungan dengan lawan jenis), padahal jika kita menggeser sudut pandang menjadi seksualitas (jenis kelamin) maka hal itu tidak menimbulkan rasa negatif di dalam diri sendiri.

#Kapan waktu yang tepat untuk mulai?
Mulai sejak dini, yaitu usia bayi.

#Bagaimana memulainya?
Mulai secara bertahap, yang akan dijelaskan lebih rinci.

#Sejauh mana dibicarakan?
Tergantung pada usia anak.

2. Seberapa penting mengenalkan fitrah seksualitas pada anak?



Seberapa penting membangkitkan fitrah ini?

Jika tidak dibangkitkan dengan tepat dan benar, dapat menyebabkan masalah sosial dan seksualitas, salah satunya LGBT atau membenci salah satu jenis kelamin tertentu.

Juga dapat menyebabkan gangguan kejiwaan, antara lain kehilangan attachment dengan orang lain, bahkan depresi.

3. Fitrah Seksualitas


Ada 4 hal yang mempengaruhi fitrah seksualitas anak, yaitu:
# Interaksi terbaik bersama keluarga (ayah dan ibu)
# Perannya --> mission of life, misalnya laki-laki adalah pemimpin para wanita. Anak sebaiknya mengetahui apa peran yang diembannya dalam kehidupan ini.
#Akhlaq dan adab. Anak mengetahui dan dapat mengamalkan akhlaq yang baik dan adab yang benar terhadap keluarga.
# Tujuannya dalam hidup. Hendaknya anak mengetahui tujuan kehidupannya, yaitu menggapai ridho Ilahi.

4. Tujuan Pengasuhan


 Ini adalah tujuan pengasuhan yang dipaparkan oleh Ibu Elly Risman.

Agar tujuan pengasuhan ini tercapai, fitrah seksualitas anak haruslah berkembang dengan benar
 Bagaimana mungkin seorang anak dapat menjadi seorang calon suami/istri yang baik jika ia tidak tahu bagaimana cara memperlakukan lawan jenisnya.

Bagaimana mungkin ia bisa menjadi calon ayah/ibu yang baik jika ia tidak selesai dengan dirinya sendiri dan ia tidak tahu peran apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi orang tua?

5. Framework Pendidikan Berbasis Fitrah utk Fitrah Seksualitas usia 0-6 th


Framework Operasional Pendidikan Berbasis Fitrah.

Kelompok kami, memilih untuk mengupas usia yang paling muda dalam membangkitkan fitrah seksualitas ini, yaitu pra-latih (0-2 tahun dan 2-6 tahun).

Di usia 3 tahun sebaiknya anak sudah mengetahui jenis kelaminnya dan berperilaku, bersikap, berbicara sesuai dengan jenis kelaminnya, misalnya dari hal yang paling sederhana, yaitu cara berpakaian, dan toileting, apakah ia perempuan atau laki-laki.

6, Solusi pendidikan seks secara bertahap


(1)


(2)

7. Pendidikan seks untuk usia 0-3 tahun



8. Pendidika seks utuk usia 3-7 tahun


8. Media Edukasi


Ini adalah media edukasi yang bisa diberikan kepada anak

Video animasi “Kisah Si Geni” mendidik apa yang harus dilakukan anak untuk menghindar dari kekerasan seksual. Orangtua atau pengasuh perlu mendampingi dan memberi penjelasan terhadap anak berusia 3 – 12 tahun yang menonton video ini.



contoh lain media edukasi




Referensi


Alhamdulillah, lengkap banget kaaan, sengaja saya salin disini semuanya untuk memudahkan kita belajar.

#Referensi penulisan di blog : Presentasi kelompok 2 di kelas bunda sayang iip depok

#IIPdepok
#level11
#fitrahseksualitasanak

Komentar

Postingan Populer