Selembar kisah yang kulayangkan "MudaMuliaImpact"
Butuh Proses lama untuk menorehkan catatan-catatan sederhana
ini,,
Ka Rendy, Salam MudaMulia untukmu juga untuk teman2
seperjuangan lainnya..
Namaku
Sonia Siti Sundari. Sebuah nama yang bagus bukan, Konon ayahku terinspirasi dari nama seorang
artis yang terkenal saat itu, ya, namanya Sundari Sukoco. Alasan yang aneh
memang, tapi ya sudahlah, aku tetap bangga dengan nama ini. Aku lahir 22 tahun
yang lalu, tepatnya tanggal 03 desember 1990. Ayahku sudah meninggal sejak
tahun 2002, oleh karenanya aku ingin mempersembahkan sesuatu yang bisa
membuatnya bangga. Aku ingin membuktikan sebuah ketidak sia-siaan akan
kelahiranku ke dunia ini. Yaitu menjadi seorang yang bisa bermanfaat untuk orang
lain. Kini aku tinggal dengan Ibuku dan adikku di Jl. Telok Dengklok rt.01/12
kel.Pasanggarhan Kec. Ujungberung, Bandung. Kegiatan sehari-hariku belajar
akuntansi dan ilmu keguruan di jurusan pendidikan akuntansi UPI Bandung
angkatan 2009, itu dulu, berbeda dengan sekarang, aku pikir hidup itu sederhana
saja, maka aku tak mau yang muluk-muluk, hanya belajar dikampus dan nanti
menjadi guru. ITU SAJA!! Simple, teramat simple, menjadi seorang guru sudah
cukup hebat bagiku. Namun ternyata, Allah tidak menginginkanku sesederhana ini,
Allah menuntunku untuk berada dalam suatu kondisi dimana aku harus berkembang,
tidak hanya menajadi guru biasa, tapi harus luar biasa. Maka darisinilah
semuanya berasal..
Beberapa
minggu sebelum training mudamulia ke-4 digelar, seorang teman menawariku sebuah
tiket dengan harga yang cukup bombantis untuk seorang aku yang biasa membeli
tiket training kisaran Rp 15.000- Rp 30.000. Ini tiket puluhan kali lipatnya, aku
mau dan sangat menginginkannya, teman-temanku selalu menyemangatiku untuk
mengikuti ini, semangat yang berkobar ini sungguh berapi-api, tidak diragukan
lagi, karena mereka Alumni MudaMulia angkatan ke-3. Hari semakin berlalu,
berusaha mengumpulkan uang namun tak berhasil, ada keperluan ini dan itu yang
lebih prioritas, alhasil pupuslah harapanku, namun hati kecil ini tetap
menjerit berdoa kepada Rabb-ku yang pengasih untuk suatu harapan. Hingga pada tanggal 30 november 2012, tepatnya
1 hari sebelum acara muda mulia tanggal 1-2 desember 2012, keajaiban itu
datang. Pukul 20.00 WIB, seorang teman memberitahuku bahwa ada penawaran tiket
gratis dari Teh Yangie melalui akun twitternya, dengan gemetar aku segera
mengecek dan dengan mengucap bismillah aku layangkan pesat singkat padanya.
PENDING!! Kembali pasrah, namun tetap ada harapan, entah darimana harapan itu
datang, Allah menguatkanku, dan benar 1 jam kemudian tepatnya pukul 21:18 sms
harapan itu berbalas. Singkat, namun menjadi bagian sejarah dalam hidupku, aku
masih menyimpan sms ajaib itu:
“ Selamat ya say
:) Alhamdulillah semoga barokah ya :) j
jangan sia-siakan
waktu untuk move on :D ” +6282118041xxx
Lalu bagaimanakah dengan perasaanku,
sungguh ini seperti mimpi, maafkan jika aku lebay nan alay, namun sungguh ini
menjadi sesuatu yang berharga dalam hidupku yang saat itu masih stak untuk
menjadi seorang guru biasa. Segera aku ambil pena dan buku catatan
syukurku. Sebuah luapan ekspresi spontan
mengalir deras:
Hari ke-26 , 30 November 2012
Allah…
Aku gemetar dalam menuliskan ini, rasanya dunia ini
terlalu baik untukku.
Maha besar Engkau Ya Rabb, dengan rasa yang membuncah
dalam dada aku ingin sampaikan berjuta rasa syukur.
Alhamdulillah,,
Engkau kabulkan doaku,,aku DAPAT TIKET GRATIS MUDAMULIA, Allahuakbar!!!
Hari yang penuh dengan keharuan dan kebahagiaan, Alhamdulillah…
Semoga ini menjadi jalan untuk kesuksesan aku. Aamiin
Special Big Thanks For My Mom yang selalu mendoakanku.
AKU MENCINTAIMU YA RABB!!! |
Aku merasakan cinta yang meluap dari Rabbku saat itu, maka tepat di hari-H aku bangun disepertiga malam, berdoa kembali akan harapan-harapan janji masa depan yang lebih baik. Dan dengan mengucapkan basmallah, aku pergi melangkahkan kaki menuju muda mulia 4 di Gedung Pos Bandung.
Suasana
pagi kota bandung, mejadi saksi atas perjalananku. Berusaha membangun rasa
kepercayaan diri atas tiketku yang gratis ini. ^_^. Kulayangkan senyuman terbaik pada Teh Depoy
yang saat itu sedang bertugas dan Haps!! Aku mendapatkan goody bag dan name
tag, ku namai nametag-ku dengan nama Sonia S Sun, (dibaca: Sonia as Sun) yang
artinya sonia sebagai matahari, berharap keberadaanku di dunia ini bisa
memberikan cahaya terang untuk kehidupan.
Dan Alhamdulillah, selang beberapa waktu sambil menunggu pintu misteri
itu terbuka aku mendapatkan banyak teman dan memang ada beberapa teman yang
telah aku kenal sebelumnya. Kami menikmati setiap menit ke menitnya dalam
penantian itu. Dan akhirnya pintu misteri itu terbuka juga, ku sebut pintu
misteri karena aku tak tahu apa yang akan terjadi pada diriku didalam sana,
kupasrahkan diri sepenuhnya, meng-nol-kan diri supaya ilmu yang masuk bisa be one
hundred persen. Wajah-wajah ceria namun menanggung beban hidup itu berebut
tempat duduk, sebegitu besarnya antusiasme peserta muda mulia, baru kali ini
aku merasakan suasa yang seperti ini.
Meskipun
sedikit kecewa karena mendapat kursi yang dibelakang aku tetap semangat. Dan
meluncurlah co trainer hebat bernama Pepew, kami satu angkatan di UPI bahkan
satu fakultas tapi kapasitas diri kami berbeda jauh, tidak boleh berkecil hati.
Kuyakinkan diri bahwa Allah telah mengirimku kesini supaya kapasitas diriku
meningkat. Dan benar saja, baru beberapa menit acara berlangsung aku sudah
merasakan sebuah energi positif dari ruangan sederhana ini. ini ajaib kawan,
kami bertepuk tangan riuh, berteriak, tertawa lepas, dan bebas. Kami melakukan
janji bersama untuk hidup muda mulia, SOLIH, BERLIMPAH, dan MANFAAT. Tekadku
bulat untuk melaksanakan janji itu, Semuanya terasa bebas bagiku, sesosok
mahluk Ajaib bernama Rendi Saputra membawaku dan peserta lainnya terbang
melintasi suatu dimensi yang baru. Aku menikmati setiap sesinya. Ada tujuh
modus kemuliaan pada dimensi itu. Modus yang pertama aku jalani dengan sebuah
perjalanan spiritual yang telah menamparku betapa selama ini aku telah
meragukan kebesaran Rabb-ku, HIDUP
YAKIN!!
“
Ya Allah, Alhamdulillah, mulai hari ini,,
Hamba menyadari bahwa Engkau LUAR BIASA, Betapa BESAR diriMu, sekarang aku
disini karenaMu,,maafkan hamba yang selama ini telah meragukanMu,
mengecewakanMu..Mulai hari ini aku berjanji padaMu bahwa aku tak akan
meragukanMu, Engkau MAHA KEREN, Engkau Peluk aku, LAGI dan LAGI. Allahku, aku
janji akan MENCINTAIMU TANPA TAPI ”.
Dimodus
kedua aku kembali tersentak, rupanya selama ini aku bagai kacang yang lupa pada
kulitnya, siapa aku ini, hanya seonggok daging yang bernyawa. Padahal Allah
menciptakanku dengan segala potensinya, dengan melihat fotoku sendiri aku
menyelami satu sisi yang terdalam atas diriku, yaitu sebuah kehidupan dengan
segala potensi, aku berteriak, mencari orang sebanyak-banyaknya dan
memproklamirkan jatidiriku yang sebenar-benarnya :
Subhanallah begitu
banyak orang yang meng-aminkan doaku, aku masih ingat jelas, seorang ibu saat
itu memeluku erat dan bahkan menciumku, dengan penuh keikhlasan ia mau
mendoakan aku, “ sungguh
bu, aku tak tahu siapa dirimu, tapi yang pasti, senyuman dan doa tulusmu akan
aku ingat sampai kapanpun,,semoga kemuliaan selalu menyertaimu..”
Tidak
berhenti disitu, Ka Rendi membimbingku untuk mencari “BIBIT BERLIAN” yang ada
dalam diriku, lama aku termenung,,apa gerangan yang bisa aku jual dari diriku, konsep
“menjual diri” bahwa betapa mahalnya diri kita, namun semua itu berangkat dari
sebuah ketulusan willingness to help,
Allah menciptakan manusia dengan segala potensinya, ada berlian dalam hidupku,
ku yakin itu.
Namun
berlian itu akan percuma jika kita tak mampu menjualnya, oleh karenanya aku
diajarkan bagaimana untuk menjual berlian itu, ini luar biasa, tidak hanya
dilihat dari sisi duniawinya saja, tapi hukum-hukum muamalah dalam islam lah
yang kita jalankan. Intinya adalah “MANFAAT”. Ada kaidah yang namanya cukup
menggelitik,,entahlah apa modus ka Rendy menamai kaidah itu dengan “KAIDAH
SAPUTRA”, walaupun namanya terdengar memaksakan :p, namun isinya keren banget..
- Seberapa banyak uang yang saya terima sebanding dengan manfaat yang bisa saya berikan lewat produk dan jasa yang saya berikan
- Seberapa banyak uang yang saya terima sebanding dengan seberapa banyak orang yang menerima manfaat dari produk dan jasa saya
Intinya, Selling is helping others sist..
Namun tentunya life is not theory, but life is action, rigghttt? Disinilah kita
harus melakukan “AKSI HEBAT” , Go
Extramild kalau teh Pepew bilang, perjalanan ku di MudaMulia ini akan
menjadi saksi, betapa hidup harus diperjuangkan, Allah telah titipkan sebuah
kepercayaan besar, dan jangan disia-siakan!!
Modus
demi modus aku resapi, dan sampailah pada modus “SAYAP UTUH”, Sayap utuh kawan,
sebuah kata yang sangat sexy untuk didengar, kita ini bagaikan sebuah pesawat
yang akan melintasi bumi menuju negeri akhirat, namun jika tidak mempunyai
sayap maka kita tidak bisa terbang, dan kedua sayap itu adalah Orang Tua dan
Pasangan Hidup, mungkin inilah salah satu penyebab mengapa selama ini aku
merasa terseok-seok dalam perjalanan ini. itu karena tidak seimbang,
ah,,mengapa ada sesi ini, alhasil setelah pulang dari MudaMulia, pikiran untuk
segera mempunyai pasangan hidup semakin membuncah, tapi tahan, Allah punya
rencana indah, maka demikian dengan aku, yang akan indah pada waktunya. ^_^
Di
akhir sesi, inilah sesi paling berat yang aku alami, Ya Rabb, jika aku kembali
padaMu, maka seperti apakah wujudku,,sesi ini membuatku tersadar bahwa suatu
saat kelak aku akan berpulang dari tempat persinggahan ini. Aku ingin
menghadapNya dalam keadaan mulia. Dalam keadaan dimana aku merasa lega karna
telah memberikan kebermanfaatan untuk orang banyak. Hidup ini hanya sekali, aku
tak mau menyia-nyiakannya, sebuah simulasi dahsyat yang berhasil membuatku
merasakan suasana alam kubur yang begitu HOROR, ini akan menjadi pengingat
disaat aku mulai lalai. Tidak ada rekayasa, ini benar-benar aku alami, maka
sekarang aku mengerti, harga MudaMulia yang semula aku anggap sangat mahal tak
ada apa-apanya dibandingkan dengan manfaat yang aku terima. Ini bukan ciyus,
tapi benar-benar SERIUS!!
Hari-hari pasca muda mulia,
Seperti power ranger setelah berubah,
aku bagai kesetanan kerap kali bertemu dengan kerabat dan kawan, mereka aku
ajak diskusi, semua antusias, dan energi positif pun mulai menyerbak di manapun
aku berada.
Sentilan-setilan negative yang
bagaikan hama aku basmi sekuat tenaga. Allah selalu bersamaku, maka apa pun
yang aku lakukan, ada Allah yang menemani, alhasil, tidak ada cerita lagi bahwa
hidup stak, menjadi PNS dan CUKUP!! Kini, aku mulai berlari untuk mengejar,
berat, tapi akan tetap aku lakukan, Aku tak mau membuat Allah dan Rasulullah kecewa.
Aku ingin dirangkul MEREKA disaat aku pulang nanti. Oleh karenanya, aku mulai
untuk menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif, Ibadah menjadi lebih
kuat, belajar menjadi lebih giat. Dan Alhamdulillah, dengan rasa tulus atas apa
saja yang Allah berikan, Allah memberiku signal-signal cinta, Aku bisa kuliah
sambil Parttime kerja di salah satu lembaga komunikasi bahasa inggris, dengan
gajiku ini, aku bisa mulai melepas ketergantunganku pada orang tua. Tidak hanya
itu, aku pun semakin aktif dalam menulis, bergabung dengan teman-teman lingkar
pena bandung, dan sekarang juga sedang magang sebagai reporter MQ FM, itu semua
terjadi setelah training MudaMulia ini. Bersyukur dengan apa yang aku punya, Allah
mencintaiku, sekali lagi aku ingin berbuat yang terbaik, hidup solih,
berlimpah, dan penuh manfaat. Itulah MUDAMULIA. Terimakasih yang terdalam untuk
semua keindahan ini.
Dan
khusus untukmu my sist n my bro, percayalah, Allah akan menuntun jika kita
punya keinginan kuat untuk berubah. Semoga Allah menuntun kalian untuk menjadi
bagian dari keluarga besar MudaMulia ini. tidak ada kerugian sama sekali, yang
ada adalah rasa syukur tak henti yang kita ucapkan. Maka jangan ragu, kuatkan
langkah menjemput ridhonya. ^_^
Salam MudaMulia untukmu,,
Sonia S
Sun

Komentar
Posting Komentar