Mbooottt...ini untukmu...:)


Ini memang terlambat, namun bilangan waktu tak menjadikan aku surut untuk menuliskan..
Sebuah kasih yang ingin aku haturkan untuk hamba Allah yang istimewa..




Aku mengenalmu seperti ombak yang menderu ingin menyisir pantai..
Guncangannya kuat, namun tak tergoyahkan, persis seperti scenario yang tengah Allah berikan kepadamu mba,,

Menangislah, jika memang ingin menangis, hal demikian belum tentu menunujukkan bahwa kita lemah, bisa jadi sebagai bentuk kepasrahan kepada sang pemberi hikmah..

Nyaris 4 tahun yang lalu, kami menyusuri gang-gang berliku hanya untuk sekedar  merebah badan yang mulai lelah, layaknya sebuah charger, charger multi fungsi yang tidak hanya mengisi full baterai, tapi juga fresh karena celetukan-celetukan menyegarkan.

Sampai detik ini aku masih bisa merasakan, setiap kata yang terlontar adalah kebahagiaan, canda tawa menggelegar, seolah semuanya terasa ringan, dan memang terasa ringan,,

Jumat sore atau sabtu pagi adalah waktu yang paling ditunggu, karena ku tahu, tibalah saat untuk bertemu dengan mereka yang disebut pahlawan kehidupan.,yaitu ayah dan ibu..

Betapa Allah sayang padamu Mba,,
Hari demi hari yang terjalani penuh warna, karena sangDia telah membekalimu sekantung tinta untuk digoreskan,,digoreskan pada sebuah kanvas kosong, yang dengan ukiran kesabaran dan keikhlasan menjadikannya sebuah lukisan penuh makna.

Meski Tidak lama setelah pindah kosan, ada sebuah titik balik dimana Allah mengujimu dengan hal-hal yang di luar nalar manusia, tapi sedari awal ku yakin kamu kuat Mba..

 Memang ada luka yang menyeruak jika di ungkit kembali, aku tak mau mengungkitnya, karena aku tahu, luka itu telah terbalut oleh plester kepasrahan..
Semua telah terlewati dengan begitu indah, kejadian-kejadian masa lalumu akan terhimpun dalam sebuah episode yang utuh, maka tetap bersyukur, karena Allah telah memilihmu, untuk hidup dibersamai dengan penuh perjuangan.

Hingga sekarang, aku tak bisa meraba apa yang sedang dirasakan Mba, tapi yang pasti himpunan doa selalu terucap untukmu, semoga Allah selalu membersamai, didepan telah menunggu masa-masa yang lebih hebat, maka kita harus bersiap..

Baarakallah Mbot Sayang,,
Aku sahabat yang selalu merindui kebersamaan kita,,
Kutitipkan Mba pada-Nya, agar setiap hela nafas dan langkah kaki mendapat rindo-Nya..

Maaf tak memberimu kado special, tapi kutulis ini dengan rasa yang special..
Love u sista..

        16 Mei..
Adhita Dwi Rahma..

Komentar

Postingan Populer