Untukmu Din, ku tulis dengan Rasa yang Spesial


Ini cerita dulu, yang menjadi aromanis cantik dalam lumatan, Din,,,
Ketika waktu specialmu datang, kita layaknya semut yang berbondong-bondong ingin memberi kejutan,
Yang dibawa adalah serpihan biasa, namun dapat menghilangkan dahaga kasih sayang,
Hanya dengan beberapa lembar foto dalam satu frame, semua Nampak istimewa,
Aku mengulum senyum, dan kamu tertawa renyah, cukup itu saja,
Hal demikian tak kalah indah dari mekarnya sakura dimusim semi.

Ini cerita dulu, lalu apa kabar dengan mereka yang kita sebut guru, Din,,,
Mengendap-ngendap malu, hanya untuk menjemput maaf yang sebetulnya kita tak mengerti mengapa harus mencari maaf,
Biarlah, kini aku tahu, mengapa Tuhan memberimu kekuatan untuk lagi-lagi menjadi yang terdepan,
Karena sosok feminimmu yang terkontaminasi secangkir maskulin cukup beralasan,
Untuk aku yang lagi-lagi menjadi kedua setelahmu, tak ada celah mengapa aku harus cemburu.
                                                 
Masih dengan cerita dulu, aku mencari tahu dimana letak keberuntungan yang selalu kamu genggam,
Semua yang diharap seolah menguap untuk satu dua detik menjelma menjadi kenyataan,
Mata-mata jeli berbinar indah tatkala berpapasan dengan senyummu Din,
Pipimu yang kembang kempis semakin membuat mereka ingin berlama-lama menghabiskan satu dua piring bersamamu,
Mengapa? Karena bersamamu, semua menjadi terasa nyaman. Itu saja!


Kini apa kabar? Diantara kita telah terajah beribu-ribu mil, Dinn,,
Tanganku tak lagi dengan mudah merangkulmu, bahkan untuk melayangkan sebuah pesan, rasanya sudah jarang,
Namun, kamu tahu? Sesekali aku mampir hanya untuk mencari tahu keadaanmu baik atau tidak,
Tapi ternyata lebih dari itu, metamorphosis itu terlampau lebih cepat, aku mendapatimu tengah menjadi bunga mawar yang kian lama kian cantik dengan duri-duri yang menjagamu.

Aku, yang sebetulnya ingin berucap lirih dengan setangkai bunga dihadapanmu,
Hanya bisa menahan geningan air mata rindu yang sebentar lagi akan tumpah ruah,
Sungguh aku menyayangimu Din, selalu bangga menjadi sahabatmu,,doaku untukmu di hari special ini,,
Baarakallah sayang,,:*

Dina Nurul Utami

03 Mei 2013
Sonia S Sun*






Komentar

  1. begitu pun aku,,,
    q rindu kalian semua,,,,
    hujan yang selalu abadi.....
    happy brithday 'mbiel....
    oni,,, indah banget,,,
    ngbuat q terbawa kenangan dulu,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi banyak oviiiiii..
      kangen semuanya,
      dina ga akan pernah lupa perjalanan panjang "Rain"

      Hapus
  2. ada oviii...
    rindduuu..
    sayang banget juga sama ovi..
    "Rain" always di hati..
    love u sayang..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer