Bayangan hafidz cilik
Pada saat itu temanku yang sekolah di jepang pulang sebentar ke Indonesia. Ia mengajak pada sebuah pertemuan nostalgia, kondisiku saat itu sedang hamil 4 bulan, suami belum pulang dari perantauan, tapi rasanya ingin sekali bertemu dengan temanku itu.
Setelah mengantongi izin suami, untuk pertama kalinya naik angkot sendirian dalam kondisi sedang hamil. Tidak ada hal yang aneh sebenarnya, karena naik angkot ini sudah makanan sehari-hari ketika zaman kuliah dulu, yang beda adalah rasa kehati-hatian yang tinggi untuk menjaga amanah-Nya ini.
Alhamdulillah bisa sampai dengan selamat dan aku pun bisa kembali bertemu dengan teman-teman seperjuangan. Kami bercerita banyak hal dimulai nostalgia ketika masa-masa kuliah dulu sampai pengalaman masing-masing yang sedang ditempuh sekarang. Teman-temanku antusias atas apa yang sedang aku ceritakan tentang pengalaman menikah dan masa-masa kehamilan ini
keesokan harinya, kami berjalan-jalan ke toko buku, masing-masing membeli buku sesuai kebutuhannya, dan aku pun tentu memilih buku seputar kehamilan. Namun ada satu hal yang menarik perhatian, sebuah buku yang terpajang di pojok deretan terakhir, yang berjudul "Balita-balita hapal Quran". Takjub sekali melihat wajah-wajah imut yang telah hapal quran. Akhirnya ku putuskan untuk membeli buku itu.
Sesampainya dirumah, aku baca perlahan buku itu, lembar demi lembar membuatku semakin semangat untuk kelak mempunyai anak hafidz quran. Buku ini menceritakan perjuangan orangtua dalam membersamai balita-balita nya mengingat kalam Allah. Dimulai dari proses kehamilan, sampai pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan untuk menanamkan hati yang senantiasa bersih agar ayat Allah mudah dihapal dengan sendirinya.
Ada satu hal yang unik, tiba-tiba aku tertarik pada salah satu balita hafidz quran yang bernama Muhamad Fadhil berkebangsaan arab. Wajahnya timur tengah banget, dan subhanallah memiliki aura yang luar biasa. Bayangan-bayangan wajah anak itu selalu muncul ketika aku mulai mengajak ngobrol janin yang ada dirahimku
Itu berlanjut sampai usia kandungan 9 bulan.
Aku berdoa semoga anaku kelak bisa sepertinya, menjadi hafidz kecil.
Aamiin
Hari ke-20 ODOPfor99days
Setelah mengantongi izin suami, untuk pertama kalinya naik angkot sendirian dalam kondisi sedang hamil. Tidak ada hal yang aneh sebenarnya, karena naik angkot ini sudah makanan sehari-hari ketika zaman kuliah dulu, yang beda adalah rasa kehati-hatian yang tinggi untuk menjaga amanah-Nya ini.
Alhamdulillah bisa sampai dengan selamat dan aku pun bisa kembali bertemu dengan teman-teman seperjuangan. Kami bercerita banyak hal dimulai nostalgia ketika masa-masa kuliah dulu sampai pengalaman masing-masing yang sedang ditempuh sekarang. Teman-temanku antusias atas apa yang sedang aku ceritakan tentang pengalaman menikah dan masa-masa kehamilan ini
keesokan harinya, kami berjalan-jalan ke toko buku, masing-masing membeli buku sesuai kebutuhannya, dan aku pun tentu memilih buku seputar kehamilan. Namun ada satu hal yang menarik perhatian, sebuah buku yang terpajang di pojok deretan terakhir, yang berjudul "Balita-balita hapal Quran". Takjub sekali melihat wajah-wajah imut yang telah hapal quran. Akhirnya ku putuskan untuk membeli buku itu.
Sesampainya dirumah, aku baca perlahan buku itu, lembar demi lembar membuatku semakin semangat untuk kelak mempunyai anak hafidz quran. Buku ini menceritakan perjuangan orangtua dalam membersamai balita-balita nya mengingat kalam Allah. Dimulai dari proses kehamilan, sampai pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan untuk menanamkan hati yang senantiasa bersih agar ayat Allah mudah dihapal dengan sendirinya.
Ada satu hal yang unik, tiba-tiba aku tertarik pada salah satu balita hafidz quran yang bernama Muhamad Fadhil berkebangsaan arab. Wajahnya timur tengah banget, dan subhanallah memiliki aura yang luar biasa. Bayangan-bayangan wajah anak itu selalu muncul ketika aku mulai mengajak ngobrol janin yang ada dirahimku
Itu berlanjut sampai usia kandungan 9 bulan.
Aku berdoa semoga anaku kelak bisa sepertinya, menjadi hafidz kecil.
Aamiin
Hari ke-20 ODOPfor99days

Komentar
Posting Komentar