Tentang Romantis
Aku suka hujan
Suka bunga bermekaran
Suka novel-novel cinta
Lagu-lagu melow
Termasuk drama korea
Puisi tentu saja
Bahkan, hanya sekedar senyuman sederhana aku suka...
Semua hal di atas adalah "romantisme" yang indah versi saya, atau mungkin juga versi kebanyakan orang. Romantisme ini pendamping cinta yang memberikan rasa sedap layaknya kopi dengan gula, pisang goreng dengan teh tawar panas, atau cilok bandung dengan bumbu kacangnya..hhe..mantap pokoknya..
Romantisme ini jadi demikian populer dikalangan muda mudi yang menentukan kriteria pasangan, pernah juga tanya-tanya iseng kepada beberapa wanita tentang kriteria pasangannya, dan benar saja sosok pemuda romantis menjadi hal yang cukup prioritas dikatakan pasangan "layak pilih" tentu dengan tidak mengabaikan krieria-kriteria lainnya.
Karena terlalu banyak wanita yang berharap punya pasangan romantis, maka saya berubah pikiran, untuk tidak memasukannya lagi ke dalam kriteria, tapi bukan berarti ketika sudah menikah nanti, rumahntangga kami kering kerontang tanpa rayuan-rayuan gombal yang menyenangkan. Disinilah saya akan ambil peran, membuat berbagai rencana keromatisan2 apa saja yang akan dihadirkan kelak, misal menuliskan kata-kata indah di notebook kerjanya, atau menyelipkan secarik kertas dengan kata "i love u" di saku kemejanya, dan membuat menu-menu masakan berkarakter yang memuat ungkapan cinta, persis seperti sinetron-sinetron di tv :D
Dan saat-saat menebarkan itu datang juga, saya telah menikah, tapi terus terang merasa bleng dengan keromatisan2 yang sudah direncanakan sebelumnya, saya kira rasa bleng ini hanya berlaku di saat ujian saja, tapi dalam hal ini juga ternyata berlaku. Di hari kedua setelah menikah, momen-momen kebersamaan masih sangat hangat diisi dengan tukar pikiran tentang berbagai macam hal, dan kami masih berada dalam suana honeymoon di suatu tempat, jadi keromantisan sudah cukup diwakili dengan setingan tempat tersebut.
Dihari ketiga kami pulang kerumah, tentu sudah mulai butuh penyegaran agar keharmonisan senantiasa terjaga apalagi untuk kita sebagai pengantin baru, beberapa option sudah disiapkan, ceritanya mau memberikan kejutan untuk suami, maka saya bergegas ke kamar untuk mengambil beberapa peralatan yang harus disiapkan.
Ketika tiba dikamar, saya membuka lemari dan jreeng..secarik kertas tertempel disana dengan kata-kata puitis, seketika hati merasa berbunga-bunga, kubaca kata-kata itu perlahan, tiba-tiba melihat lambaian kertas yang sama dibelakang sebuah foto..dan jreeeng...kertas kedua dalam puisinya yang lain..karena penasaran saya coba buka yang lain, dan jreeng lagi, kertas ketiga ditemukan di dalam tumpukan sebuah buku, juga kertas keempat, kelima, dan ntah ada berapa karena saking banyaknya.
Niatan baik, bagaimanapun caranya akan tiba pada muara yang baik pula...
Ini namanya kejutan dibalas kejutan, niat mau ngasih singkong malah dapat kejuu..
Niat!!
Its the power of niat..nyata terasa...Alhamdulillah
Setelah selsai solat ashar, saya membuka quran dan jreeeng... Masih ada lembaran-lembaran romatisme yang tertulis disana..
merasa melayang ke langit tujuh angkasa..hhe
Thank husband :*
Hari ke-12 ODOPfor99days
Suka bunga bermekaran
Suka novel-novel cinta
Lagu-lagu melow
Termasuk drama korea
Puisi tentu saja
Bahkan, hanya sekedar senyuman sederhana aku suka...
Semua hal di atas adalah "romantisme" yang indah versi saya, atau mungkin juga versi kebanyakan orang. Romantisme ini pendamping cinta yang memberikan rasa sedap layaknya kopi dengan gula, pisang goreng dengan teh tawar panas, atau cilok bandung dengan bumbu kacangnya..hhe..mantap pokoknya..
Romantisme ini jadi demikian populer dikalangan muda mudi yang menentukan kriteria pasangan, pernah juga tanya-tanya iseng kepada beberapa wanita tentang kriteria pasangannya, dan benar saja sosok pemuda romantis menjadi hal yang cukup prioritas dikatakan pasangan "layak pilih" tentu dengan tidak mengabaikan krieria-kriteria lainnya.
Karena terlalu banyak wanita yang berharap punya pasangan romantis, maka saya berubah pikiran, untuk tidak memasukannya lagi ke dalam kriteria, tapi bukan berarti ketika sudah menikah nanti, rumahntangga kami kering kerontang tanpa rayuan-rayuan gombal yang menyenangkan. Disinilah saya akan ambil peran, membuat berbagai rencana keromatisan2 apa saja yang akan dihadirkan kelak, misal menuliskan kata-kata indah di notebook kerjanya, atau menyelipkan secarik kertas dengan kata "i love u" di saku kemejanya, dan membuat menu-menu masakan berkarakter yang memuat ungkapan cinta, persis seperti sinetron-sinetron di tv :D
Dan saat-saat menebarkan itu datang juga, saya telah menikah, tapi terus terang merasa bleng dengan keromatisan2 yang sudah direncanakan sebelumnya, saya kira rasa bleng ini hanya berlaku di saat ujian saja, tapi dalam hal ini juga ternyata berlaku. Di hari kedua setelah menikah, momen-momen kebersamaan masih sangat hangat diisi dengan tukar pikiran tentang berbagai macam hal, dan kami masih berada dalam suana honeymoon di suatu tempat, jadi keromantisan sudah cukup diwakili dengan setingan tempat tersebut.
Dihari ketiga kami pulang kerumah, tentu sudah mulai butuh penyegaran agar keharmonisan senantiasa terjaga apalagi untuk kita sebagai pengantin baru, beberapa option sudah disiapkan, ceritanya mau memberikan kejutan untuk suami, maka saya bergegas ke kamar untuk mengambil beberapa peralatan yang harus disiapkan.
Ketika tiba dikamar, saya membuka lemari dan jreeng..secarik kertas tertempel disana dengan kata-kata puitis, seketika hati merasa berbunga-bunga, kubaca kata-kata itu perlahan, tiba-tiba melihat lambaian kertas yang sama dibelakang sebuah foto..dan jreeeng...kertas kedua dalam puisinya yang lain..karena penasaran saya coba buka yang lain, dan jreeng lagi, kertas ketiga ditemukan di dalam tumpukan sebuah buku, juga kertas keempat, kelima, dan ntah ada berapa karena saking banyaknya.
Niatan baik, bagaimanapun caranya akan tiba pada muara yang baik pula...
Ini namanya kejutan dibalas kejutan, niat mau ngasih singkong malah dapat kejuu..
Niat!!
Its the power of niat..nyata terasa...Alhamdulillah
Setelah selsai solat ashar, saya membuka quran dan jreeeng... Masih ada lembaran-lembaran romatisme yang tertulis disana..
merasa melayang ke langit tujuh angkasa..hhe
Thank husband :*
Hari ke-12 ODOPfor99days
Komentar
Posting Komentar