Hari ke-21
Alhamdulillah, sejauh ini bisa "nyicil" tulisan. Konsisten itu memang harus kita perjuangkan, apalagi di sela-sela mengasuh anak dan setumpuk pekerjaan rumah. Dari dulu ingin sekali rutin menulis, tapi ingin hanya sekedar ingin, disaat waktu masih banyajk, justru masa-masa emas itu terlewatkan begitu aja. Tapii sekarang disaat megang hape pun susah karena ada yang protes berat, alhamdulillah malah bisa lebih konsisten.
Menulis adalah terapi, begitu menurut banyak orang, lebih-lebih untuk seorang perempuan yang membutuhkan 2 atau 3 kali lipat mengeluarkan kata-kata di banding laki-laki. Jika secara lisan tak maksimal dikeluarkan maka menulis adalah alternatif terbaik untuk menampung semua yang ingin kita ucapkan.
Namun menulis tentu butuh asupan, perbanyak silaturahmi dan membaca buku sangat membantu dalam proses menulis itu sendiri, kosakata menjadi bertambah tatkala ilmu pengetahuan juga bertambah.
Ini jadi tantangan tersendiri bagi kami yang sudah mempunyai anak, bahwa memang betul, konsep belajar sepanjang hayat. Tak ada batasan waktu untuk terus belajar.
Semoga bisa istiqomah dengan apa yang sudah dimulai.
Hari ke-21 OD0Pgor99days
Menulis adalah terapi, begitu menurut banyak orang, lebih-lebih untuk seorang perempuan yang membutuhkan 2 atau 3 kali lipat mengeluarkan kata-kata di banding laki-laki. Jika secara lisan tak maksimal dikeluarkan maka menulis adalah alternatif terbaik untuk menampung semua yang ingin kita ucapkan.
Namun menulis tentu butuh asupan, perbanyak silaturahmi dan membaca buku sangat membantu dalam proses menulis itu sendiri, kosakata menjadi bertambah tatkala ilmu pengetahuan juga bertambah.
Ini jadi tantangan tersendiri bagi kami yang sudah mempunyai anak, bahwa memang betul, konsep belajar sepanjang hayat. Tak ada batasan waktu untuk terus belajar.
Semoga bisa istiqomah dengan apa yang sudah dimulai.
Hari ke-21 OD0Pgor99days

semangat oni, aku selalu baca. dan selalu terinspirasi :)
BalasHapus